Mungkin Tuhan Melihat
Kian menit kian pengap di sini,
Sudutnya kian melembab.
Nafasnya tersendat kekurangan udara,
Mungkin di sudut Tuhan melihat.
Buku yang dipangkunya berbercak,
Semoga tidak rusak.
Kerah bajunya basah karena menahan isak,
Mungkin di samping Tuhan melihat.
Mungkin Tuhan melihat, mungkin Tuhan mendengar, mungkin Tuhan mengingat, dan mungkin Tuhan ingin marah melihat seseorang menangis di kloset perpustakaan.
Mungkin Tuhan tahu benar apa yang ia rasakan. Sebagai dinding keramik toilet aku hanya bisa merasakan tangannya yang gemetar dilanda gempa, melimpahkan beratnya badan ia padaku agar tidak terjatuh karena tenaganya habis untuk menangis.
Komentar