Lelaki Yang Berada di Beranda Gedung
Untukmu, yang kudambakan...
Tak ada lagi sepatah kata yang dapat kusampaikan, karena inginku adalah menjadi milikmu, merasakan hangatnya sentuhan bibirmu selayak lintingan tembakau yang kau hisap setiap hari, tanpa henti. Apa yang harus kucoba lakukan? Sulit sekali sepertinya menjadi milikmu yang sebenarnya.
Aku terbelenggu, rasa ini tak dapat lagi aku jelaskan lewat puisi-puisi, jutaan surat cinta. Bagaimana lagi aku harus memperlihatkan amarahku ketika kau bersamanya?
Komentar