Ikan, Karang dan Kematian

Gebur ombak menambah kesenduan senja hari. Hanya ada sepasang kekasih menikmati ombak yang terus menabrak karang, selayak masalah yang menerpa hidup mereka, bersama atau individu.

"Tempat kesukaanmu, Rumahmu, kan?"

"Tempat kesukaanmu, Laut, kan?" 

"Maka itu kita di sini. Aku akan mati di Laut."

"Bicaramu perlu kubenahi?"

"Kita akan mati di tempat favorit kita, sayang."

"Aku akan mati bersamamu."

"Kita akan mati bersama. Ikan, karang dan tubuh tak bernyawa kita di dasar laut. Sebab, kalau kita mati di Rumahmu, kita takan pernah tenang. Tetanggamu akan mulai memanggil kepolisian, serta membuat teori bahwa kita terbunuh atau bunuh diri."

"Kita mati, lalu kita di kubur di dalam tanah. Bersama cacing dan binatang melata lainnya."

"Kalau gitu, kita takan mati bersama."

"Mengapa?"

"Terlalu banyak pertanyaanmu. Pokoknya, aku akan mati, bersama bangkai ikan di Lautan yang telah tersedak limbah, beralaskan kerasnya karang. Selayak yang kudapat, walau tak ada mayatmu di sampingku."

Komentar

Postingan Populer