Atlantis
Kau yang tak mampu ku definisikan,
Tak mampu pula ku tuliskan,
Rasaku tak dapat diutarakan,
Sebab bukan aku yang kau inginkan.
Senyummu patah,
Namun, aku pula yang tertatih,
Melihat lukamu yang basah,
Hatiku yang merasakan perih.
Kalau bukan aku yang kau inginkan,
Lantas siapa?
Dia yang meninggalkan?
Atau dia yang tak membalas sapa?
Kau terlalu luas untuk kupahami,
Mungkin, aku yang tak sanggup mencerna?
Teka-tekimu yang tak ada henti,
Membuatku memilih berkelana.
Selayaknya Atlantis,
Kau indah, sempurna.
Namun, aku tak pernah tahu apakah rasamu nyata atau fana.
Komentar